Tweet

PROKAL.COSAMARINDA – Pulihnya bisnis batu bara tahun ini diikuti sektor-sektor penunjangnya. Penjualan mobil dengan penggerak empat roda atau four wheel drive(4WD), salah satunya. Bahkan, beberapa bulan terakhir, diler-diler kesulitan memenuhi permintaan.

Sama seperti harga batu bara yang jeblok hingga kisaran USD 50 per metrik ton sejak 2012 hingga tahun lalu, permintaan mobil lapangan ini memang lesu. Situasi berbalik saat harga emas hitam mulai rebound sejak Oktober tahun lalu, hingga Oktober ini menyentuh level USD 93 per metrik ton (mengacu harga batu bara acuan Kementerian ESDM).

Dealer Ambassador Graha Toyota Samarinda Eko Prasetyo Subekti mengatakan, mobil 4WD andalan mereka, Hilux Double Cabin, kembali diserbu industri pertambangan dalam beberapa bulan belakangan. Permintaan mobil tersebut, terang dia, melonjak 86 persen dibanding tahun lalu.

“Bahkan, Graha Toyota sampai kehabisan stok. Saat ini masih indent hingga 50 unit sampai akhir 2017,” ujarnya saat ditemui Kaltim Post, Kamis (26/10), di Graha Toyota, Jalan P Antasari, Samarinda Ulu.

Saat harga batu bara anjlok pada 2012–2016, penjualan mobil 4WD rata-rata turun sekitar 20 persen. Angka itu, terang dia, memang tak seburuk penurunan kinerja bisnis batu bara. Pasalnya, mobil tipe 4WD juga menjadi buruan industri lain, misalnya kelapa sawit dan kayu.

“Walaupun memang, pasar terbesar penjualan mobil 4WD masih berasal dari bisnis batu bara. Jelas, penurunannya sangat memengaruhi penjualan kami,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, branch manager PT Mahakam Berlian SamjayaLeni Martini, mengatakan, 60 persen penjualan Mitsubishi di diler mereka memang ditopang mobil berpenggerak empat roda tersebut. Saat bisnis batu bara lesu, penjualan ikut terjun bebas hingga 40 persen.

“Padahal, sebelum kelesuan batu bara, penjualan mobil 4WD itu seperti menjual kacang goreng,” ungkapnya saat diwawancarai di Diler Mitsubishi, Jalan Wahid Hasyim, Samarinda Utara, Sabtu (28/10).

Dia menjelaskan, mobil-mobil SUV 4WD dipakai untuk medan berat atau offroad. Untuk segmen ini, kata Leni, Mitsubishi punya Triton. Tahun ini, dia menyebut, penjualan sudah tumbuh sekitar 20 persen. “Perbaikan mulai terasa sejak pertengahan 2016,” terangnya.

Meski membaik, Leni menyebut, penjualan mobil 4WD belum sebagus saat harga tambang stabil di level tinggi, sekitar enam hingga tujuh tahun lalu. Terkait kontribusi permintaan, dia mengatakan, yang terbanyak memang dari perusahaan batu bara. Saat harga komoditasnya anjlok, hanya perusahaan yang sangat kuat yang mampu bertahan dan tetap menjadi pasar mereka.

“Sejak Agustus 2016, penjualan Triton sudah sangat membaik. Saat ini penjualannya dalam sebulan rata-rata mencapai lebih dari 100 unit,” pungkasnya. (*/ctr/man/k8)

Komentar via Facebook

BERITA TERBARU

berita RESMIKAN WORKSHOP BODY & PAINT

Toyota Samarinda PT Graha Mulia Auto Tambah Fasilitas

berita Momment Spesial 19.01.19 Graha Toyota Launchi

Momment Spesial 19.01.19  Graha Toyota Launching Mobil

berita Bukan Avanza, Camry Generasi Baru Jadi Kejutan

Belakangan isu Toyota Avanza baru akan meluncur santer

berita Toyota Yaris Sabet Gelar Car Of The year

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA Toyota mendapat kejutan

berita Toyota Promo Pak Eko, Masuk Pak Eko!!

TOYOTA PROMO PAK EKO!! Promo Paket Ekonomis DP MULAI

BERITA TERPOPULER

berita Toyota Buktikan Kesuksesan Dengan Memborong In

Tiga produk unggulan Toyota semakin menunjukkan

berita TOYOTA FINAL SALE

Haloo Toyota Friend's, Kembali Hadir TOYOTA FINAL SALE untuk

berita SALEBRATION AWAL TAHUN

SALEBRATION.. !! BURUAN BELI MOBIL TOYOTA SEKARANG DAPATKAN

berita MPV yang Maskulin

PROKAL.CO, AKHIR tahun lalu Toyota mengeluarkan seri baru

berita ALL NEW FORTUNER - Siap Topang Dinamika Pasar

Jakarta (11 / 1) - All New Fortuner dipastikan meluncur pada

scroll up